Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Sex Story Family Education Of Sex

Viral Sex Story Family Education Of Sex

   Tradingan.com - “Aaahh.. hh.. huh enaknya ya Mam, rasanya kalau sudah keluar nich,” begitu kata Tony seorang bapak berumur 45 tahun, bapak dari dua orang anak kepada istrinya Dewi, ibu berumur 38 tahun.

“Iya nich Pap, Mama juga rasanya masih lemes, abis Papa mainnya kok masih kuat aja, masa udah hampir satu jam tidak keluar-keluar.”
“Iya tapi Mama kan juga kuat melayani Papa,” ujar Tony.
“Ah Papa bisa aja nich ngerayu Mama..”

Akhirnya setelah mereka bermain cinta selama hampir dua jam Tony dan istrinya sama-sama terdiam untuk mengumpulkan energi mereka yang telah terkuras dan masing-masing sibuk dengan pikirannya sendiri-sendiri. Akhirnya Tony mulai membuka percakapan sambil memeluk tubuh telanjang istrinya,
“Mam tidak terasa ya kita sudah menikah selama dua puluh tahun dan telah dikaruniai dua orang anak si Anton dan Intan, rasanya baru kemarin mereka kita timang-timang sekarang kok taunya si Anton sudah kelas 1 SMA (17 tahun) dan Intan sudah kelas 2 SMP (15 tahun), dan mereka pintar-pintar lagi”.


“Iya-ya Pap, memang tidak terasa ya, tapi menurut Papa untuk urusan seks apakah mereka sudah cukup tau nggak ya? Soalnya mama takut mereka mendapat informasi yang salah tentang apa seks itu, menurut Papa bagaimana?” tanya Dewi kepada suaminya.

Lama Tony terdiam memikirkan perkataan istrinya tadi dan akhirnya dia berkata,
“Mam bagaimana kapan ada waktu yang tepat kita berempat berkumpul bersama untuk membahas masalah tersebut. Bagaimana Mam?”
“Hmm.. boleh juga, tapi.. bagaimana kalau sekarang aja Pap ini kan juga belum terlalu malam baru jam sepuluh dan lagian juga khan mereka besok tidak ada sekolah.”
“Ya udah Papa bersihin ‘burung’ Papa dulu ya, rasanya lengket nih, sekalian ambil piyama dulu oke.”
“Yaa, Papa nggak usah ambil piyama segala.. dibersihin aja tapi nggak usah pake piyama lagi!”
“Loh Mama gimana sih masa Papa telanjang gini?”
“Loh katanya mau diskusiin masalah seks, jadi sekalian ada contohnya gitu.”
“Dan Papa jadi contohnya?” kata Tony kebingungan.
“Lah iya , nanti kalo giliran Papa yang ngajarin nanti gantian Mama yang jadi contohnya, gimana oke!”
“Tapi Mama yakin ini tidak apa-apa?”
“Iya..” kata Dewi tidak sabar, “Udah deh Papa abis cuci ‘burungnya’ Papa, Papa tunggu di sini ya dan jangan pake apa-apa lagi ya, Mama mau keluar manggil Anton dan Intan.”

Setelah berkata demikian Dewi dengan hanya mengenakan daster tipisnya, (tipis di sini coba dibayangkan bagian dada dan bagian vitalnya hanya tertutupi oleh hiasan renda-renda di dasternya tersebut dan tingginya hanya sejengkal dari lutut), langsung keluar untuk memanggil anak-anak mereka.
“Anton!! Intan!! coba kalian ke sini sebentar!” panggil Dewi dari lantai atas.
“Ya Mam, ada apaan sih Mam?” kata Anton dan Dewi.
“Gini mulai malam ini kalian tidur di atas ya, sama Papa dan Mama!”
“Loh kok tumben Mam, emangnya adapan sich lagian tempat tidurnya muat apa?” kata Anton bertanya.
“Iya nih Mama ada-ada aja,” sambung Intan.
“Nggak.. mulai malam ini Papa dan Mama ada yang mau diomongin bersama kalian jadi kita ngomong-ngomong sebelum tidur gitu. Udah deh sekarang kalian ke kamar aja, Papamu udah nungguin tuh!” kata Dewi dengan sabar kepada anak-anaknya.

Setelah itu Dewi dan anak-anaknya berjalan menuju ke kamar orang tuanya, dimana Tony telah menunggu istri dan anak-anaknya sambil berselimut untuk menutupi tubuh telanjangnya. Kemudian setelah mereka telah berkumpul di kamar yang luas itu sambil bersila di ujung ranjang kedua anaknya pun menanyakan ada apa karena tidak biasanya mereka disuruh tidur bersama orang tuanya mereka.

“Begini Anton, Intan..” kata Dewi memulai percakapan, “Kalian kan sudah besar, kamu Ton sudah kelas I dan sebentar lagi mau kelas II dan kamu Wi sudah kelas II dan tidak lama lagi kamu akan masuk ke SMA dan kamu tau khan pergaulan kayak sekarang gini, Papa dan Mama tidak mau kalau kalian terjerumus dengan pergaulan yang tidak-tidak. Hmm ngomong-ngomong Mama dan Papa pengen tau kalian udah punya pacar belum sih?”
“Kalau Anton sih belum punya Pap, nggak tau tuh kalau Dewi udah punya apa belum?”
“Kalau Dewi sama kayak Mas Anton belum punya juga.”
“Ya udah kalau gitu Mama sekarang mau ngasih pelajaran mengenai seks kepada kalian oke.”
“Sekarang Mam?” tanya Anton dan Dewi kebingungan.
“Iya sekarang, khan mumpung kalian masih libur, udah sekarang Ton coba kamu berbaring di samping Papamu and kamu Tan sini deketan sama Mama!”

“Sekarang Mama mau memberikan penjelasan mengenai bentuk anatomi seorang laki-laki, udah Pap buka dong selimutnya masa masih selimutan aja,” kata Dewi kepada suaminya. Tony yang dari tadi hanya terdiam memperhatikan istrinya yang cantik itu memberikan penjelasan kepada anak-anaknya kemudian membuka selimutnya secara perlahan-lahan. Baca selengkapnya!


Viral Ngentot Toket Brutal Vina Teman Adik Ku

Viral Ngentot Toket Brutal Vina Teman Adik Ku

   Biodataviral.com - Vina kutemui ketika mengantar dan menghadiri wisuda adikku, Feby si bungsu di sebuah universitas terkenal di Bandung. Ketika itu aku berperan menjadi sopir keluarga karena harus mengantar jemput keluarga yang datang dari Sumatra. Si bungsu ini adalah cewek terakhir di keluargaku yang menjadi sarjana. Dalam usia 21 tahun, dengan otaknya yang encer ia menjadi sarjana tercepat di keluargaku.


Eh bukan mau cerita tentang Feby nih, tetapi temannya, si Vina mojang geulis yang wajahnya Bandung banget itu. Mereka sama-sama wisuda, meski dari jurusan yang berbeda. Feby di HI, sedang Vina di Ekonomi. Pendek cerita, usai mengantar Feby adikku dan orang tua dari Medan ke arena wisuda, tiba tiba datang perintah dari Feby.

Bang, please, darurat nih, tolong jemput temanku Vina di Salon XX, udah jam segini bokap nyokapnya belum nyampe. Ntar nggak dapat tempat duduk lagi.. katanya dengan wajah memelas.
OK, putri duyung, yang dekat PLN itu kan? Ah, gimana aku bisa tahu wajahnya?
Yang paling cantik di salon dan pakai kebaya krem, itu sudah pasti Vina! Jangan coba merayu, ntar aku kasih tahu kakak di rumah lho..
OK bawel.. Meski macet, cuma 5 menit kemudian aku telah mencapai salon tempat Vina menunggu. Wah, itu dia, pikirku melihat cewek pakai kebaya krem tengah memijit- mijit ponsel. Sialan si Feby, nomor HP-nya tidak diberi kepadaku. Begitu dekat aku langsung menyapanya.
Vina ya?
Hmm.. Bang John ya, sorry nih merepotkan, bokap masih jauh di jalan Bang..
Oh, nggak pa-pa Vin, santai aja, lagian kan dekat..

Aku membukakan pintu Taft bututku dan dengan sedikit kesulitan dia naik. Tubuhnya dibalut kebaya, benar-benar seksi. Kututup pintu dan pelan pelan aku jalankan mobil. Aku bisa memperkirakan Vina tingginya 167 cm, beratnya sekitar 50-51 kg. Dengan model kebaya yang dadanya agak tinggi, payudaranya pasti berkisar 36B. Usianya pastilah masih seumur dengan adikku Feby, 21 atau 22 tahun. Bandingkan dengan aku yang sudah 35 tahun. Lho buat apa lagi dibandingkan, maksudku ini adalah cewek tipeku.




Bang, Kakak nggak ikut?
Kakak siapa Vin? tanyaku berlagak bego.
Kakak istri Abang.. Buset, kapan dia kenalan sama bini gue ya, pikirku.
Oh, ada di rumah Vin, eh di sekolah antar si kecil.. Alamak, kok jadi grogi gini gue.
Beberapa kali Vina ke rumah ama Feby, Abang selalu di luar kota..
Hehehe.. Biasalah Vin, cari sesuap nasi ama segenggam berlian..
Hihihi.. Si Abang bisa aja..
Hmm.. Kamu udah ada yang dampingi nih di wisuda nanti..? tanyaku. Lanjut baca!


Viral Indahnya Birahi Antara Dua Benua 3

Viral Indahnya Birahi Antara Dua Benua 3

   Aopok.com - Di Negeri Sakura

December akhir 2025, Yonash harus pulang ke Indonesia, sebulan kemudian Yonash tulis surat bahwa dia sudah di Negeri ‘Sakura’, Negeri ‘Terbitnya Matahari’, Yonash akan mengundangku kesana dalam waktu dekat.


Komunikasi antara aku dan Yonash ‘intense’ sekali, badanku selalu gemetar seolah gelombang listrik ribuan watt dikirimnya dari jauh menyeberangi lautan dan benua menerpa diriku, pikiranku tidak bisa focus menghadapi masalah kerjaan dan hidup keseharianku sendiri. Walau semuanya itu kutekan sebaik mungkin, namun arus Listrik ini sangat kuat menghempasku tak berdaya, aku tak dapat menipu diriku, aku terhanyut oleh birahi cinta. Otakku sadar betul akan keberadaanku, namun perasaanku, badan mencuat meronta, badanku menggigil panas-dingin tak karuan, meminta semua hasrat birahiku terpenuhi aku inginkan selalu bersua dan ML dengan Yonashku.

Enam bulan kemudian aku diutus perusahaan dimana aku bekerja untuk pergi ke ‘Negeri Sakura’, sebagai wakil perusahaan dalam menghadiri pameran dagang yang senyawa dengan warna dari perusahaan kami bergerak, adapun kota tepatnya adalah Kyoto. Bagai anjing yang kena pukul, serta merta aku menyanggupi kepergian ke kota itu, aku tulis email kepadanya bahwa aku akan datang selama 2 minggu, Kyoto 4 hari dan sisanya kekota tempat Yonash belajar.

Benar, pada saat aku mendarat dibandara, Yonash sudah menjemput dengan senyum khasnya, dan menyapa.
“Mengapa kok tegang sekali sayang lelah ya?”
“Rilekslah nanti aku pijitin dan akan segar sempurnalah tubuhmu lagi”

Sambil mengapit tanganku menyingkir dari keramaian orang-orang, kecupannya mendarat dibibirku, berpangutanlah kami terasa getaran sukma dan deburan darahku tak henti melanda diriku, cukup lama kami berpangutan, melepaskan rindu selama 6 bulan yang tak tersalurkan.

Sesampai di hotel setelah ‘check in’ dan masuk kamar, langsung Yonash menelanjangiku, mengendongku ketempat tidur, dibelainya seluruh tubuhku, dikeluarkannya ‘body cream’ dari tasnya yang sengaja dibawa dari kotanya.

Dilumurinya tubuhku sedikit dengan ‘body cream’ dan mulailah dia memijat sekujur badanku, setelah itu dia menyelimuti tubuhku dan dia pun merebahkan tubuhnya disampingku sambil meremas-remas payudaraku dan membelai tubuhku, hingga tertidur lelaplah diriku selama 2.5 jam, rupanya perjalanan 12.5 jam lebih membuat aku betul-betul penat.


Yonash membiarkan aku tidur, kesempatan itu dia pergunakan untuk membaca Journal dan material bacaan kuliahnya. Sebangunku Yonash gendong tubuhku kekamar mandi dengan air hangat yang telah tersedia, dan dimandikannya diriku.

Spontan ketika dia menyabuni badanku akupun menyabuni badan, Lanjut baca!


Viral Indahnya Birahi Antara Dua Benua 2

Viral Indahnya Birahi Antara Dua Benua 2

   Iklans.com - Kunjungannya Di Kotaku

Saat yang kunantikan tiba, Yonash datang dari Melbourne, aku menjemputnya dari Airport, bagai dua sejoli yang dimabuk asmara membara, kami saling mencium dan berpangutan menuju kemobilku, didalam mobil tangannya dia selalu membelai, cerita yang dituturkan seperti kita lama tak pernah berkomunikasi, terus sambung menyambung.


Yonash selalu berdendang riang disetiap langkahnya, santai sekali, seperti orang tidak punya beban dalam kehidupannya, kadang aku sendiri bertanya, “Apakah yang membuat orang ini santai, periang sekali, seolah tidak ada yang membuatnya khawatir dalam hatinya”

Kami menuju kehotelnya dijantung kotaku, kedua tangan Yonash selalu meremas, mengelus tangan kiriku, sementara aku mengatur pemindahan versneling. Sesampai di kamar, barang-barang bawaannya diletakkan ditempatnya, langsung Yonash memburuku dan menciumiku dari kening, pipi, leher, sambil tangan Yonash membuka kancing baju depanku dan tangannya menelusup kedadaku dan meremas susuku yang padat dengan penuh nafsu, ketika bibirnya menyentuh bibirku, lidahnya menelusup kerongga mulutku menari-nari di langit-langitku bahkan kadang menekan, menghisap dan membelit lidahku.

Tak kalah galakku dalam berpangutan, aku sambut liar lidahnya, aku ganti menyerang menghisap liur dan lidahnya kuat-kuat, tanganku mulai membuka baju Yonash dan tercium parfumnya, kegemaranku, hal ini membuat birahiku bertambah, nafsu bangkit mengebu, badanku terasa mekar dan buas, seolah aku ingin menelan seluruh tubuh Yonash kedalam diriku.

Kembali aku sedot lidah dalam mulutnya juga air liurnya, kulilitkan lidahku dan kutekan dalam-dalam, tiba-tiba Yonash memondongku perlahan, membawanku ketempat tidur dan merebahkan tubuhku. Dadaku terasa sesak sekali ditindihnya, seolah darahku mengguncang keras ingin muncrat dari kepalaku, karena menahan rinduku kepadanya, diriku sebagai terbang diangkasa bersama Yonash, dia yang telah lama aku rindukan.

Yonash berhasil membuka baju atasku dan juga membuka kaitan BHku dengan cekatan, dia daratkan bibirnya pada payudaraku yang menyembul kenyal, dimainkannya puntingku dengan lidahnya yang kasar, disapunya, digigitnya pelan-pelan dengan penuh kasih dan kebuasan lelaki, hal ini membuatku sangat kegelian, mengelinjang, dan melenguh kenikmatan, jilatan lidahnya turun senti demi senti, inci demi inci menuju ke perut dan pusarku, kemudian lidahnya dimasukkannya kepusarku, tangan Yonash masih asyik memainkan puntingku dengan putaran dan pijitan yang membuat aliran-aliran nikmat pada diriku, gairahku mendaki dan melambung ke atas angkasa raya.


Lima menit kemudian jilatan Yonash semakin turun kebawah, tangan kanannya membuka kancing celana panjangku, dan mendorong celana panjang serta CDku kebawah yang kubantu dengan mengangkat pantatku sekedarnya kemudian dengan kaki kananku aku tarik celana itu ke bawah dan aku tendang nya jauh dari tempat tidur. Lanjut baca!


Viral Indahnya Birahi Antara Dua Benua 1

Viral Indahnya Birahi Antara Dua Benua 1

   Aopok.com - Dalam Pesawat Menuju Ke Australia

Perjalanan tali cinta antara aku dan Yonash ini sangat tidak kusangka sebelumnya, aku merasa bahwa hidup perkawinanku kuanggap normal saja bahkan aku merasa ‘happy married’, namun malang dan untung dari perjalanan hidup manusia itu tak bisa kita perdiksi sebelumnya.


Pangil saja aku Liana, tubuhku ramping tinggi badan 161 cm dan dadaku penuh, pinggul dan pantatku bulat keras, kulitku bersih cenderung agak olive, domisiliku di kota di negara bagian New South Wales Australia. Sejak aku masih muda usia kota ini telah menjadi tempat tinggalku.

Kepergianku sementara dari kotaku ini adalah karena suamiku minta ditemani sementara, berhubung suamiku sedang menghadapi masalah mengenai businessnya di Indonesia, 18 bulan aku tinggal di Indonesia, hingga meletuslah ‘Reformasi’ dari mahasiswa dan tergulingnya rezim lama. Adanya ‘geger’ ini, anak-anakku di Aussie menangis menginginkan aku kembali ke Australia saja, mereka meminta aku untuk menemaninya lagi.

Seminggu kemudian aku berangkat kembali ke Australia, seperti biasa suamiku mengantarkan sampai bagian terdalam dari Airport Cengkareng atau dikenal dengan nama Airport Sukarno-Hatta, tak terjadi apa-apa diantara kami semuanya masih biasa, aku dekap suamiku dan kucium pipi dan bibirnya, tanda rasa kehilanganku melanda, akan ‘perpisahan’ yang mungkin akan relative lama ini. Tak lupa suamiku selalu mengingatkanku untuk mengurus anak-anak dengan baik dan jaga diri baik-baik, seperti biasa suami memesankan kepada istrinya, semuanya ini aku jawab dengan anggukan dan linangan airmataku yang tak tertahan.

Segera setelah pemberitahuan dari krew pesawat yang mempersilahkan para penumpang untuk naik kepesawat, suamiku melepas pelukannya dan mengecup kening dan bibirku yang terahir saat keberangkatan itu. Kugenggam tas tanganku dikiri dan satu tas kecil lagi isi oleh-oleh yang tidak terlalu berat sekali di tangan kananku, aku berjalan menapaki lorong kecil menuju ke pesawat.

Setelah mendapat petunjuk pramugari dimana aku harus duduk, aku menuju kenomor yang telah ditentukan, sisi kiri paling depan di bagian kelas ekonomi, di pinggir jendela. Aku berjalan lurus, sementara didepanku adalah orang yang agak gemuk, karena terhalang pandanganku aku berusaha menembus pandang lewat sela-sela badan sebelah kirinya, tepat didepan tempat duduk yang akan aku tuju orang lagi2 gemuk itu berhenti, akupun berhenti sambil menerobos pandanganku kearah bakal tempat dudukku.


Kali ini mataku tertegun beberapa detik, karena melihat orang laki-laki seumuranku sudah duduk ditempat duduk di sebelah tempat dudukku. Rupanya diapun memandangku dan beradulah pandangan kita berdua beberapa saat, sinar yang bening penuh gelombang setrum ber beban watt yang tinggi tembus ke jantung hatiku, aku terpaku sejenak sambil menunggu orang gemuk tersebut lewat. Lanjut baca!


Viral Kisah Cintaku dengan Pak Kepala Desa

Viral Kisah Cintaku dengan Pak Kepala Desa

   Aopok.com - Pengalamanku ini bermula sekitar dua tahun yang lalu saat aku baru bekerja di Balai Desa sebagai pembantu Pak Sumantri, kepala desa kami. Pak Sum orang pandai. Ia bergelar Drs. Sebenarnya ia berasal dari Jakarta, namun sudah menetap di desaku cukup lama. Pak Sum berkulit putih, wajahnya ganteng dan berkumis. Ia sangat baik kepadaku. Aku sangat senang.


Pada hari pertama aku bekerja, ia memintaku untuk mengurutnya di kamarnya di Balai Desa. Begitu sampai di kamarnya, ia memintaku untuk membukakan pakaiannya. Aku merasa aneh sekaligus malu. Namun kulakukan juga. Tubuhnya tegap dan atletis. Namun entah kenapa aku senang melihat dadanya yang berbulu lebat. Ia tersenyum kepadaku. Kemudian ia menyuruhku membukakan celananya sekalian.

Aku ragu-ragu untuk melakukannya, namun ia bilang bahwa kakinya pegal dan ingin dipijit juga. Aku berjongkok di hadapannya. Perlahan-lahan kulepaskan ikat pinggangnya. Aku merasa celananya begitu menonjol. Kemudian kutarik risleting celananya, kulepaskan celananya ke lantai dan.. aku sangat terkejut melihat kontolnya yang bukan hanya tampak menonjol melainkan sudah keluar dari celana dalamnya.

Kontolnya sangat besar dan panjang. Aku bahkan dapat melihat kepala kontolnya yang tampak mengkilat karena air mani. Aku berusaha untuk menahan kegugupanku. Kulihat ia tersenyum kepadaku. Kemudian kupersilakan ia untuk tiduran agar bisa kupijit. Kupijit bagian belakangnya. Ia memintaku untuk mengurut pantatnya. Kemudian ia membalikkan badannya memintaku untuk memijit dadanya juga.

Perlahan kupijit dadanya yang berbulu lebat. Ia memintaku untuk terus memijitnya ke bagian bawah. Aku sangat gugup. Aku merasa ia akan memintaku untuk memijit kontolnya. Namun untunglah tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu kamar. Rupanya Pak Marmo, Sekretaris Desa memberitahukan bahwa ada tamu yang menunggu Pak Sum di kantornya. Pak Sum tampak kecewa namun ia kemudian memakai pakaiannya kembali. Saat memakai celananya, ia meminta aku menarik risleting celananya. Tampaknya ia berusaha agar aku memperhatikan kontolnya yang ngaceng. Buru-buru kulakukan itu.

Ia tersenyum sambil berkata, “Enak betul pijitanmu Kas, besok lagi ya”.

Aku hanya mengangguk sambil menarik napas lega. Keesokan malamnya, aku menonton televisi di Balai Desa. Sekitar pukul 10 malam, aku dibangunkan Pak Sum. Rupanya aku ketiduran di depan televisi. Lalu Pak Sum menyuruhku agar pindah tidur di kamarnya. Lantaran sudah mengantuk, aku menurutinya. Sekitar tengah malam, Pak Sum membangunkanku. Aku terkejut melihatnya. Ia sudah telanjang, hanya mengenakan celana dalam. Kemudian ia membuka celana dalamnya dan memperlihatkan kontolnya kepadaku. Lanjut baca!


Viral Aturan Ngentot Anus dan Memek Tante Birahi 3

Viral Aturan Ngentot Anus dan Memek Tante Birahi 3

  Tradingan.com - Ia lalu membungkuk dan pantatnya nungging menempel diwajah Yuan. Yuan lalu menjilat lubang pantat itu. Walau itu pantat waria dan mempunyai bau tersendiri, Yuan sudah tak sadarkan diri. Ia terus-terusan menjilati lubang pantat Siti. Sedangkan Siti sendiri menjilati dan mengulum-ngulum penis Yuan. Jilatan Yuan dari pantat sampai ke biji penis Siti. Kedua biji penis yang terasa manis bercampur asin itu akhirnya diserbu juga oleh Yuan. Ia menjilati biji penis itu dan kemudian mengunyahnya. Tak lama kemudian ia mencapai tahap orgasme dan spermanya memuncrat ke dalam mulut Siti.


“Aahh..” erangnya.

Siti langsung berdiri dan mencium Yuan. Sperma Yuan ditransfer ke dalam mulutnya sendiri. Hal ini adalah pertama kalinya Yuan mencicipi sperma sendiri, maka ia berontak. Namun Siti memegang keras kepalanya, memainkan lidahnya dalam mulut Yuan, penisnya digosok-gosokan ke dada Yuan. Siti berjongkok di dada Yuan. Setelah itu Ricky sudah habis mengambil semua film, maka kami pun pergi dan meninggalkan Yuan dan Siti berdua.

Siti merasa bersalah dan membuka kain ikatan Yuan. Baru saja dibuka Yuan langsung bangun dan mendorongnya jatuh terlentang diranjang. Siti ketakutan dan berteriak, “Ampun Mas”. Namun hal yang dikageti oleh Siti adalah bahwa Yuan tidak melukainya, namun malah memeluknya dari belakang dan menjilati bahunya. Kedua tangan Yuan meremas-remas payudara montok Siti. Lalu tangan Yuan satu lagi mengocok penis Siti. Setelah agak lama ia membalikkan badan Siti dan menciuminya. Penisnya langsung digosok-gosokkan ke penis Siti. Mereka berdua berputar-putar diranjang. Batang penis saling bergosokan dan biji penis saling memijat dan bertabrakan.

Tak lama kemudian Siti mengerang dan pertanda ia akan oragasme untuk kedua kalinya. Yuan langsung turun keselangkaannya dan mengocok penisnya secara kuat. Lalu lubang penis terbuka dan sperma mengucur keluar keseluruh penis Siti. Yuan lalu segera menjilati dan mengulum batang penis Siti dan menjilati semua sperma Siti. Kedua biji penis Siti dikunyah secara ganas. Lalu mereka berdua berciuman dan tiduran. Payudara Siti menempel ke dada Yuan, sedangkan penis Siti juga menempel ke penis Yuan.



“Aku cinta padamu sayang” kata Yuan.
Siti langsung menangis terharu dan memeluk kekasihnya dengan kuat-kuat dan penuh mesra.
“Aku juga cinta kamu sayang”.

Ternyata cinta itu direkam oleh temanku Eka dengan kamera ke dua. Maka video itu aku bungkus sebagai kado terbagus untuk bosku. Pada hari ulang tahun bosku, Erik Ang, ia merasa senang sekali melihat video itu. Semua orang dipesta tertawa terbahak-bahak.

“Ini adalah hadiah ulang tahunku yang paling bagus” katanya. Lanjut baca!


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia